Udah pada ngebet pingin laptop baru yah? Eiittss, tunggu dulu jangan keburu beli karena species baru telah dilahirkan oleh industri PC. Dilihat sekilas tidak berbeda jauh dengan notebook tetapi ini bukan notebook lho. Species apakah ini? Yup betul sekali netbook. Kamu mau tahu seperti apa?
Istilah netbook awalnya diperkenalkan Intel. Salah satu ciri netbook adalah menggunakan platform berharga terjangkau. Pada perangkat ini seolah akses internet yang wajib ada.
Selain netbook, Intel juga memperkenalkan istilah nettop. Netbook itu versi notebook yang lebih kecil, sedangkan nettop adalah versi PC desktop (komputer meja) yang lebih kecil.
Ada empat poin yang ditekankan dalam netbook dan nettop: aksesibilitas, konektivitas, edukasi, dan content
Perbedaan antara netbook dan notebook yang paling mendasar adalah dari sisi fungsionalitas. Netbook ditujukan bagi pengguna yang bersifat content consumption sementara notebook lebih kepada pengguna yang content maker.
Netbook lebih cocok untuk digunakan berinternet, chatting, mendengarkan musik dan video. Kalau notebook tugasnya lebih berat lagi, dan lebih cocok bagi mereka yang menciptakan suatu konten, seperti mengedit video atau gambar, bahkan bermain game.
Perbedaan lain adalah pada segi ukuran. Netbook memiliki ukuran layar terbatas antara 7-10 inci kalau lebih dari itu bukan netbook namanya, sedangkan notebook minimal memiliki layar 10 inci dan maksimal 17 inci, namun ada juga yang memiliki layar lebih dari 17 inci seperti Acer Aspire 8920G yang memiliki layar 18,4 inci.
Pada netbook device input dan output juga lebih terbatas. Dikarenakan ukurannya yg kecil netbook tidak memiliki optical disk drive dan hanya mengandalkan slot USB atau ”hardisk” SSD (”state solid disk”). Mungkin hal ini juga agar netbook mudah dibawa dan ringan. Namun jika kamu membutuhkan harddisk dengan kapasitas yang lebih besar bisa menggunakan portable harddisk ataupun USB Flashdisk dengan kapasitas yang besar.
Harga netbook dan notebook ini pastinya juga berbeda. Rata-rata netbook di kisaran US$ 250 – US$ 450, sedangkan notebook minimal US$ 500.
Beberapa netbook yang sudah ada di Indonesia :
Asus Eee, Zyrec Ubud, Aspire One dan masih banyak lagi.
Jadi, apa pilihan Kamu?