Monthly Archives: September 2008

تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم كل عام و أنتم بخير

Jika hati sejernih air jangan biarkan ia keruh
Jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung
Jika hati seindah bulan hiasi ia dengan IMAN
Minal Aidin wal Faidzin
Mohon maaf lahir & batin

Mulai akhir Januari 2008 lalu, Microsoft Windows XP dimungkinkan tidak akan tersedia lagi untuk pembuat perangkat komputer (Original Equipment Manufaturer), dengan demikian dapat dipastikan para mengembangkan game harus berbasis DirectX 10.

Kehadiran DirectX 10 ini memaksa pabrikan vga card mengembangkan GPU berstandar Direct3D10 di masa mendatang. Artinya, vga card mesti menjamin semua fitur Vista berjalan baik, makanya teknologi dalam vga card saat ini (basis DX9) tampaknya sudah mesti diupdate apalagi Vista sekarang ini sudah meminimalkan variasi hardware.

Untuk urusan gaming, Vista bisa dijadikan basis platform terbaru karena menyertakan DirectX 10, versi upgrade API yang, menurut Microsoft, akan menawarkan peningkatan performa grafis hingga 8x dari DirectX 9.0. DIRECTX 10 Dikenal sebagai DirectX 10, Windows Graphics Foundation 2.0, dan baru-baru ini Direct3D10. Saat Vista rilis di pasar, baik DirectX 10 dan Direct3D10 akan membawa perubahan besar dalam dunia gaming PC.

DX 9 scenery from Flight Simulator X

DX 9 scenery from Flight Simulator X

And a rendering of the same scenery with DirectX 10

And a rendering of the same scenery with DirectX 10

DirectX APIs adalah koleksi interface yang menstandarisasi bagaimana developer game berbicara kepada hardware system PC. Ini akan mempermudah programmer menulis DirectSound atau Direct3D API tunggal, daripada menulis setiap video card dan sound card yang ada. Microsoft membangun kembali Direct3D API dari awal, dan Direct3D10 akan menjadi basis dari semua inovasi Direct3D di masa depan sepanjang masa waktu system operasi ini. Karena pondasi Direct3D10 diproyeksikan buat developer selama 10 tahun ke depan, Windows Vista akan mempermudah dan membuka Direct3D dengan beberapa tool yang bakal menolong programmer membuat game dengan performa yang lebih baik.

Meskipun begitu, jika Anda belum siap untuk menyambut kedatangan vga card berbasis Direct3D10, Microsoft menyatakan bahwa vga card yang ada saat ini (basis DX9) masih “mampu” menjalankan Windows Vista Beta 1. Kebutuhan minimum lainnya, seperti diungkap oleh juru bicara Microsoft adalah memori 512MB, prosesor AMD atau Intel yang moderen. Mereka yang punya vga card basis DX9 ke bawah masih bisa loh menikmati gambar desktop yang keren di atas, tapi tampilan dekstopnya bakal 2D, bukan 3D Aero. Oleh karena itu pikirkan dengan matang untuk membeli vga card yang DirectX 10 approved, karena semua fitur yang ada di game-game berbasis DirectX 10 akan lebih cemerlang dibandingkan DX9.

Namun DirectX 10 untuk windows XP sudah ada sekarang. DirectX 10 untuk windows XP ini masih dalam tahap “alpha stages” dan ini bukan DirectX 10 asli dari Microsoft. Sesuai yang diumumkan Microsoft bahwa DirectX 10 saat ini hanya support untuk Windows Vista.

Download the DirectX 10 for Vista
atau
http://ftp.unb.br/pub/windows/directX/directx_aug2008_redist.exe

Download the latest DirectX for Windows XP

Banyaknya Service yang berjalan pada Windows Vista seringkali membuat waktu boot menjadi sangat lama. Bagaimana mempercepat waktu booting vista ?

Pada Windows XP salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengaktifkan fitur Hibernate. Peran Hibernate adalah mengambil image system memori (service, aplikasi, dokumen , dll) pada dekstop/notebook anda dan menyimpannya ke dalam file tersembunyi hiberfil.sys

Pada Windows Vista, seringkali terdapat kasus hilangnya / tidak ditemukannya menu Hibernate. Jika anda mendapati opsi Hibernate menghilang dari Windows Vista anda, bisa jadi itu terjadi karena proses “disk cleanup wizard” dan memilih untuk menghapus file-file Hibernate. Ini merupakan salah satu bugs yang ada di Windows Vista (CMIIW).

Nah kalo Anda mengalami hal ini ada solusinya dan gampang koq caranya:

Jalankan console Command Prompt sebagai administrator, ketik cmd di kotak search yang ada di Start Menu, dan gunakan Ctrl+Shift+Enter untuk membuka file dalam modus administrator. Atau bisa juga pakai tombol kanan mouse pada item di menu dan pilih “Run as administrator” lalu ketikkan perintah berikut:

c:\>powercfg -h on
atau
c:\> powercfg /hibernate on

Metode lain bisa dengan cara :
> Klik icon “command prompt” pada Start Menu -> Accessories dan klik kanan, pilih “Run as administrator”.
> Ketik: powercfg.exe /hibernate on kemudian tekan Enter dan juga ketik powercfg -h on kemudian tekan enter.
> Buka Control Panel kemudian ketik Hibernate pada kotak Search.
> Klik “Turn hibernation on or off”.
> Klik “Change advance power settings”
> Scroll dan perluas Option “Sleep”.
> Pilih “Off” pada option “Allow hybrid sleep”.
> Scroll dan perluas option “Power buttons and lid”.
> Pilih “Hibernate” pada option “Sleep button action”.
> Pilih “Hibernate” pada option “Start menu power button”.

Jika berhasil pada menu Pilihan Shutdown seharusnya sudah ada pilihan Hibernate.
Hibernate pada Windows Vista dapat meningkatkan waktu boot secara signifikan, it’s a highly recommended.

Selamat mencoba

Dari berita di internet yang beredar bahwa google sedang coba launching browser versi beta yaitu Chrome, saya langsung memutuskan untuk mencoba download dan install. Proses download dan install google chrome berlangsung cepat. Begitu browser muncul..tuing..ada yang berbeda dari browser-browser lain yang pernah saya coba termasuk si rubah api firefox3. Sudah berbahasa Indonesia, tampilannya bersih, ga neko-neko, dengan theme berwarna biru -semula saya pikir sesuai namanya yaitu chrome-, menu toolbar benar-benar dibuat bersih, saya sempat bingung dibuatnya.

Berikut sedikit review dari saya mengenai google chrome.

Kelebihan :

  1. Ada pilihan bahasa Indonesia.
  2. Smart Address Bar. Otomatis merekomendasikan sebuah alamat sehingga lebih mudah dan efektif.
  3. Incognito windows. Fitur untuk browsing menjadi lebih aman (safe search) dengan menekan Ctrl+Shift+N.
  4. Performa javascript, dan dukungan arsitektur aplikasi yang baik sehingga menghemat memory. Kalo saya boleh bilang ini browser paling ringan yang pernah saya pakai.
  5. Tampilan yang segar, bersih dan full screen sehingga jadi legaaa. Menu Bar dan Bookmark lenyap (status bar auto hide) jadi lebih nyaman.
  6. Detach tab ke window baru. Dengan mengklik salah satu tab kemudian menggesernya menjadikan window baru.
  7. Custom Panel Start Page. Halaman utama menyimpan history website yang kita buka sehingga mudah untuk membuka ulang.
  8. Domain Highlighting. Domain akan tertulis dg huruf tebal.
  9. Inspect element. Untuk menampilkan element HTML, Javascript, CSS dengan sangat terstruktur. Sangat berguna untuk web developer ataupun web designer.
  10. Kemudahan download. Tidak seperti pada IE ataupun Firefox, ketika kita mendownload chrome tidak membuka tab baru melainkan hanya menampilkan informasi file yang kita download tersebut pada status bar. Namun informasi download speed tidak disediakan disini jadi kita tidak tahu seberapa cepatkah download menggunakan chrome. Mudah-mudahn di versi yang baru ada.
  11. Task Manager dan Resource Viewer. Fitur ini ada pada google chrome, caranya klik kanan pada area title bar kosong lalu pilih task manager.
  12. Plugins default. Meskipun belum menyedia plugin tambahan ternyata instalasi google chrome sudah memiliki plugin yang lumayan lengkap, bisa dilihat dengan cara mengetik :  about:plugins
  13. Rezise Textarea. Fitur ini juga ada pada FF setelah install addons.
  14. Tidak perlu instal flash player seperti pada FF.

 Kekurangan:

  1. Belum bisa scroll pakai klik tombol mouse tengah seperti pada IE & FF.
  2. Addons. Entahlah apakah google mempertimbahkan akan resource yang akan bertambah jika disediakan addons ataukan memang belum ada.
  3. Theme yang tidak bisa dikustomisasi.
  4. Kecepatan download masih kalah dengan FF jika FF menggunakan plugin DownThemAll.
  5. Menurut berbagai sumber google chrome masih memiliki celah keamanan yang bisa diserang seperti kasusnya browser safari, sehingga tidak cocok untuk digunakan untuk transaksi keuangan di internet.
  6. Crash Report to Google. Fasilitas Crash Report to Google Google Chrome adalah aplikasi browser yang masih bersifat pengujian. Bayangkan saat anda mengakses suatu situs dengan browser google chrome, tiba-tiba browser anda crash (hang) maka google chrome anda tertutup dan Anda diminta restart ulang untuk menggunakan Google Chrome kembali. Di halaman pembuka Google akan mengingatkan bahwa browser Google Chrome mengalami crash. Anda diminta untuk menekan tombol “restore” untuk melaporkan kerusakan yang baru saja terjadi. Sekali klik, maka data terakhir kerusakan google chrome akan dikirim ke google. Itu artinya jejak petualangan anda menyusuri situs akan terekam di sana.

Ada satu hal lagi yang unik dari Chrome adalah penggunaan resource memory pada CPU. Jika Browser lain mengakumulasikan dari keseluruhan Tab yang dibuka oleh browser tersebut, lain hal dengan Chrome memisahkan pemakaian memory dari setiap Tab yang kita buka. Jadi kita tahu tab mana yang memakan resource paling banyak.

Anda masih penasaran dan ingin membuktikan apakah google chrome layak menjadi browser tercepat saat ini seperti yang didengungkan google? Silahkan coba sendiri.

Untuk download versi portable bisa disini