Monthly Archives: November 2008

“Padahal belum lama punya laptop dengan prosesor Core 2 Duo sekarang sudah muncul lagi yang lebih handal…kacau..kacau..”

Intel Corporation kembali menambah jajaran prosesornya yaitu Intel Core i7, seri Intel Core terbaru setelah prosesor Intel Core 2 Duo. Core i7, diklaim mampu bekerja dari 2.66 GHz hingga 3.20 GHz, lebih cepat 40 persen, atau dua kali lebih dahsyat dari platform Intel sebelumnya. Oleh karena itu Intel mengklaim bahwa Core i7 sebagai “Fastest Processor on the Planet”.

Jika biasanya komputer dengan performa semakin tinggi, kebutuhan energinya juga semakin besar maka berbeda dengan produk ini. Produk ini menurut pihak Intel akan membawa performa tinggi sekaligus membuat komputer semakin hemat energi.

Intel Core i7 juga menghadirkan versi Extreme Edition.  Untuk membedakan Prosesor Intel Core i7 dan Intel Core i7 Extreme Edition, Intel membedakannya dalam dua warna logo. Logo berwarna biru untuk Prosesor Intel Core i7, dan hitam untuk Intel Core i7 Extreme Edition.

Beberapa fitur yang diusung:

  • QuickPath interface. Sistem antarkoneksi dengan proses berkecepatan tinggi, lebih dari 25 gigabit per detik, per-link.
  • Turbo Boost. Memaksimalkan speed untuk kebutuhan aplikasi, memberikan akselerasi performa secara dinamis untuk menandingi beban kerja komputer.
  • Hyper-threading yang mengusung teknologi multi-threading simultan.
  • DDR3 SDRAM. RAM jenis baru yang lebih cepat.
  • 45nm process technology.
  • 731M transistors.

Serba Baru

Bila Anda berniat membeli komputer baru yang memanfaatkan Core i7, terutama yang hobi pada komputer rakitan maka siap-siap merogoh kocek lebih dalam karena ada beberapa perubahan yang sangat terasa.

Banyak komponen yang sudah ada sebelumnya tidak bisa di pakai lagi untuk sistem baru yang menggunakan prosesor Core i7. Prosesor ini menggunakan soket baru sehingga tidak kompatibel dengan soket yang sudah ada sebelumnya.

Intel Core i7 ini mensyaratkan akan kebutuhan chipset baru yang berarti membutuhkan motherboard baru pula. Untuk mendukung prosesor ini Intel telah merilis chipset X85. Tinggal menunggu produsen motherboard seperti ASUS, MSI, Gigabyte untuk mengeluarkan motherboard yang mendukung.

Hyperthreading is Back

Masih ingat Anda dengan Hyperthreading? Istilah ini sering muncul sewaktu zaman Pentium 4 menjadi prosesor mainstream buat desktop. Namun ketika peralihan ke arsitektur Core, istilah hyperthreading ini tidak dipakai lagi.

Namun dengan anggota keluarga Intel Nehalem pertama ini, istilah tersebut kembali muncul. Berbeda dengan Pentium 4 yang hanya mempunyai satu Core, Intel Core i7 yang mempunyai ini banyak mampu meningkatkan kemampuan multitasking-nya dengan sangat baik. Untuk melengkapi fitur ini Intel juga memperkenalkan teknologi “Turbo Boost” yang mampu mendongkrak lebih kinerja satu inti dari keadaan normalnya.

Video mengenai Turbo Boost :

Informasi produk dan harga :

Processor Clock Speed (GHz) Price QPI Speed (GT/sec) Cache Memory Speed Support TDP Processor Generation
Intel® Core™ i7-965 Extreme Edition 3.20 $999 6.4 8 MB DDR3-1066 130W New Intel® Core™ Microarchitecture (Nehalem) 45nm
Intel® Core™ i7- 940 2.93 $562 4.8
Intel® Core™ i7- 920 2.66 $284 4.8

Apakah Anda kurang puas bahkan tidak puas dengan kinerja tools Disk Defragmenter bawaan Windows, termasuk Vista sekalipun? Saya pribadi sangat tidak puas, hal ini terjadi beberapa hari lalu ketika sepulang dari kantor saya menjalankan Disk Defragmenter bawaan dari Windows Vista. Untuk mendefrag drive C yang berkapasitas 101GB, dimana kapasitas 60GB sudah digunakan membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan sampai “saking” lamanya saya tinggal tidur. Ketika esoknya saya bangun, proses defragment untuk drive C: masih belum selesai juga, akhirnya saya cancel.
Kemudian saya mencari di google tools disk defragmenter dan saya mendapatkannya.

Contig dari Sysinternals.
Program gratis ini berukuran kecil namun siapa sangka mampu merapikan seluruh harddisk anda, bahkan file-file yang tidak sanggup disentuh oleh program perapih harddisk bawaan Windows.
Harddisk yang rapih menghasilkan suhu kerja yang lebih kecil, karena optik pembaca disk tidak perlu sering meloncat-loncat untuk mencari bagian-bagian file yang tercecer sehingga akan meningkatkan performansi.

Program ini selain gratis, mudah digunakan dan mampu bekerja dengan sangat cepat. Terbukti untuk mendefrag drive C: laptop saya program ini sanggup melakukannya dalam waktu kurang dari 10 menit. Is this true? Yes, it is.
Program ini bisa berjalan pada semua OS terbaru seperti Win 2K / 2003 / XP / Vista.

Langkah-langkah untuk memulai:

  1. Download filenya ->contig.zip(33KB).
  2. Download program bantu (GUI) ->PowerDefragmenterGUI.zip(410KB).
  3. Ekstrak kedua file itu kedalam satu folder
  4. Jalankan PowerDefragmenterGUI.exe, dan silahkan pilih defrag yang anda mau.

Defragment File(s): defragment sampai dengan 4 files
Defragment Folder(s): defragment sampai dengan 4 folders
Defragment Disk: defragment sebuah disk
PowerMode(TM) Disk Defragmentation: Defragment dengan penggabungan ketiga macam pilihan defragment. Time does not necessarily double.

Contig sebenarnya dioperasikan dengan command line yang cukup sederhana. Namun karena kebanyakan orang merasa ribet jika harus mengoperasikan command line akhirnya eXcessive Soft membuat GUI sebagai tools yang lebih user friendly.

Mungkin banyak dari Anda yang berpikir “it is unnecessary to defragment NTFS”. While that may be true, many are noticing an increase in performance once they defrag their system, including myself.

Disclaimer :

Tidak semua dari Anda bisa mendefrag dalam kurun waktu 10 menit seperti halnya saya ini dikarenakan level fragmentasi pada masing-masing hard drive berbeda. Pada intinya saya mencoba memberi gambaran bahwa Power Defragmenter bisa mendefrag lebih cepat daripada “Build-in Defragmenter”.

Tools Disk Defragmenter lain yang bisa Anda gunakan : Auslogics Disk Defragmenter, JkDefrag. Saya juga sudah mencoba JkDefrag dan terbukti free space laptop saya bertambah.

Semoga bermanfaat.

Baru beberapa bulan lalu Dell mengeluarkan netbook seri Inspiron Mini 9, namun sekarang sudah muncul lagi netbook terbarunya yaitu Inspiron Mini 12. Produk ini mempunyai desain yang sangat tipis, tampilan modis serta mempunyai ukuran layar 12 inchi menjadikan ketertarikan sendiri bagi yang melihatnya.

November ini Dell akan mulai memasarkan produk ini di Jepang dengan harga $600 yang kemudian akan disebarluaskan ke Australia, Amerika dan Eropa. Entah untuk Indonesia kapan dan harganya pun akankah sama?

Inspiron Mini 12 ini dirancang untuk pengguna yang sering bepergian dan gemar menjelajah web dengan spesifikasi utama:

Processors: 1.3-GHz or 1.6-GHz Intel Atom Z520 or Z530
Operating System: Windows Vista Home Basic (Windows XP and Ubuntu in December)
Display: 12.1-inch WXGA display (1280 x 800 resolution)
Hard Drive: 60 GB or 80GB HDD, 4,200 RPM
Wireless: 802.11 b/g, Bluetooth 2.0
Webcam: 1.3 Mega Pixel
Ports: 3 USB 2.0, VGA, Headphone out, Mic-in, Internal Mic, Ethernet, 3-in-1 Card Slot
Battery: 3-cell Lithium Ion (standard), 6-cell upgrade available for $79
Size: 11.77 x 9.02 x .92-1.09-inches
Weight: 2.72 lbs
Warranty: 1 year standard parts and labor

Inspiron 12 & Inspiron 9

Brothers in Arm : Inspiron 12 & Inspiron 9

Komposisi port, soket dan slot :

Pada sisi kiri terdapat 2 USB ports, VGA out, soket power DC dan sebuah slot security lock tegak sedangkan pada sisi kanan terdapat port 10/100 Ethernet, sebuah USB port, soket mic dan speaker serta slot memori card SD/MS.

Desain yang modis dan sangat tipis merupakan salah satu nilai jual besar saat ini, di mana para vendor laptop berlomba untuk membuat laptop-laptop tipis dengan desain menarik. Jika Anda berminta sebaiknya segera memilikinya sebelum dolar merangkak naik.

For further information :
WORLD FIRST review of Inspiron Mini 12: Dell’s super-slim netbook!
Dell Inspiron Mini 12 First Impressions; The $600 MacBook Air??
Dell Releases Inspiron Mini 12, Stretches Netbook Category

Apakah Anda merasa bahwa loading menu pada Windows Vista cukup lama ditampilkan? Apalagi jika Anda sedang tergesa-gesa maka hal ini cukup merepotkan. Namun dengan sedikit “modding” pada Regestry, Anda bisa mempercepat tampilan menunya.

Menu pada Windows Vista disetting muncul setelah 400 milliseconds, kita bisa menjadikan lebih cepat bahkan 400 milliseconds lebih cepat.

Berikut tahapan untuk me-remove penundaan tersebut dan menjadikan loading menu lebih cepat :

1. Klik pada  Start Menu.

2. Ketik “regedit” pada Vista search box.

3. Jalankan registry dengan hak administrator.

4. Arahkan pada lokasi registry berikut — HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop.

5. Klik dua kali pada entri “MenuShowDelay”.

6. Pada layar “MenuShowDelay” , ganti nilai “400″  pada text box “Value data:” menjadi “0″. Perhatikan gambar di bawah:

7. Selesai, dan loading menu Windows Vista Anda 400 millisecondlebih cepat.

Semoga bermanfaat.

Credit : http://www.windowsvistaweblog.com