Category Archives: Film

Novel karya Dan Brown memang mengundang decak kagum sekaligus kontroversi dari berbagai pihak. Setelah membaca habis novel-novelnya : The Da Vinci Code, Angels & Demons, Deception Point, and Digital Fortress termasuk menonton film The Da Vinci Code, kembali saya dibuat penasaran dengan film keduanya yang berjudul Angels & Demons.

Film ini diawali dengan penemuan “Anti-Materi” oleh CERN, yaitu lembaga penelitian nuklir paling bergengsi di dunia. Kepanikan melanda CERN saat Vittoria Vetra mengetahui Ayahnya -Leonardo Vetra peneliti paling genius di CERN yang tengah mengembangkan proyek antimateri untuk mencari sumber energi baru- terbunuh dengan cara termutilasi dan sadar bahwa salah satu dari Anti-Materi tersebut telah hilang.

Bersamaan dengan itu, pusat gereja Katolik Roma, Vatikan, sedang dirundung duka karena Paus baru saja meninggal. Hal ini membuat keresahan para kardinal di seluruh dunia. Kemudian mereka menggelar pertemuan untuk menentukan siapa pengganti Paus dari empat orang preferiti yang dianggap paling pantas sebagai kandidat pengganti Paus.

Namun timbul masalah besar saat 4 orang kandidat Paus (preferiti ) baru saja diculik dan si penculik meninggalkan secarik kertas berlambang ambigram “Illuminati” yang diketahui pernah bertolak belakang dengan agama Katolik dan di masa lalu dan bersitegang. Penculik juga mengancam untuk membunuh satu-persatu preferiti selang satu jam, dan tepat tengah malam akan meledakkan bom, dimana bom itu sendiri adalah antimateri yang dicuri dari CERN. Padahal, jika antimateri itu sampai meledak, bukan hanya Vatikan yang akan musnah, melainkan sebagian kota Roma juga bisa terkena imbas dari ledakan bom yang mempunyai kekuatan beberapa kali dari bom Atom. Untuk melacak keberadaan keempat preferiti dan bom tersebut maka pakar simbol, Robert Langdon dipanggil. Dibantu oleh Vittoria Vetra, Langdon berusahan mencari jejak, dan simbol untuk mengungkap misteri tersebut. Berbagai petunjuk menuntun mereka ke segala penjuru Vatican, termasuk empat altar pengetahuan: Tanah, udara, api dan air.

Pencarian tidak berjalan mulus dan 2 orang preferiti telah meninggal karena terlambat diselamatkan walaupun mereka berhasil menemukan tempat pembunuhannya. Pencarian berlanjutkan dengan petunjuk simbol Api. Sampailah mereka didalam gereja dan menyaksikan preferiti ketiga sedang digantung dan dipanggan hidup-hidup. Langdon dan beberapa polisi Roma berusaha menyelamatkan namun sayang, tanpa disadari sang penculik menembaki para polisi roma tersebut dan dengan kemahirannya menggunakan senjata berhasil menghabisi polisi-polisi Roma tersebut. Langdon yang menyadari dirinya dalam bahaya berusaha melarikan diri dengan cara masuk ke terowongan bawah tanah di bawah gereja. Dan Langdon selamat karena penculik tidak memburunya.

Preferiti terakhir ditemukan oleh Langdon ketika sedang berusaha bertahan hidup dengan tubuh diikat dan ditenggelamkan di kolam air. Dengan dibantu beberapa warga vatikan, Langdon berhasil menyelamatkan preferiti terakhir.

Adegan terus berlanjut sampai dimana Langdon dan Vetra berhasil menemukan persembunyian penculik tersebut namun sayang penculiknya melarikan diri. Naas bagi sang penculik karena ternyata dia dikhianati oleh Illuminati, ketika mobil yg hendak dikendarainya meledak.

Eiittss…sementara cukup sampai disini reviewnya, ntar klo kebanyakan pada ngga nonton filmnya. Pokoknya dijamin seru, worth it lah… Selamat menonton

Terungkaplah siapa sebenarnya Logan (Hugh Jackman) dan saudaranya Victor (Liev Schreiber) saat kejadian tragis terjadi pada malam itu. Tanpa disadari ketika tahu ayahnya dibunuh, Logan menjadi marah dan seketika itu muncul cakar-cakar tajam dari sela-sela jarinya, dan loganpun menusukan cakarnya ke pembunuh ayahnya.

Setelah mengetahui ada yang tidak beres dengan dirinya Logan melarikan dari rumah dan Victor menyusulnya. Victor sudah mengetahui ini terlebih dulu. Kedua bocah bersaudara ini ternyata adalah mutan.

Film dilanjutkan dengan setting perang dimana kedua bocah tersebut tumbuh dewasa dan menjadi tentara sepanjang masa karena tidak bisa mati ditembak dan di bom sekalipun. Sampai akhirnya mereka bertemu dengan William Stryker (Danny Huston) pimpinan proyek Weapon-X akhirnya membuat kedua bersaudara menjadi anggota kesatuan khusus tentara super.

Di tengah perjalanan, Logan merasa jenuh dengan kekerasan yang mereka lakukan dan memutuskan keluar dari kesatuan. Ini jelas membuat Stryker tak senang, dan Victor merasa Logan menghianatinya sebagai saudara. Selang beberapa tahun kemudian Logan hidup tenang bersama kekasihnya, Kayla Silverfox (Lynn Collins) yang pada ending cerita baru ketahuan kalau Kayla adalah boneka Stryker untuk menjebak Logan.

Sampai pada suatu saat Stryker muncul dihadapan Logan dan mengajak untuk bergabung kembali namun Logan menolaknya, kemudian Stryker menyuruh Victor yang sudah dipengaruhi Stryker membunuh Kayla. Mengetahui kekasihnya dibunuh Victor Logan menjadi marah dan dendam kemudian menemui Stryker untuk menuntut balas. Stryker tidak menyiakan kesempatan ini dan segera Logan dijadikan percobaan maut menggunakan logam Adamantium yang kemudian mengubah Logan menjadi Wolverine yang kuat. Wolverine sebagai mana kita ketahui memiliki kemampuan mengeluarkan cakar dari kedua tangannya yang terbuat dari logam Adamantium, awalnya cakar ini hanya berupa tulang, serta memiliki kemampuan menyembuhkan diri secara cepat.

Logan melarikan diri setelah berhasil melalui percobaan tersebut karena dia mengetahui bahwa dirinya hanyalah sebagai kelinci percobaan Stryker. Kemudian Logan bertarung dengan Zero, rekan sewaktu di kesatuan khusus yang notabene adalah suruhan Stryker, sampai akhirnya Zero mati ditangan Logan.

Film berlanjut dimana Logan bertemu dengan Kayla yang ternyata masih hidup dan mengetahui bahwa kematian Kayla adalah rekayasa Stryker. Kayla sengaja membantu Stryker karena kakak Kayla ditawan Stryker. Meskipun demikian Kayla sebenarnya cinta kepada Logan, namun Logan sudah tertutup karena merasa dipermainkan.

Pertemuan Logan dengan Victor berlangsung, dan Logan dapat dengan mudah mengalahkannya. Tetapi, masih ada pertarungan yang lebih dahsyat yaitu Wade Wilson yang sudah menjadi Dead Pool – Senjata Kesebelas (XI) ciptaan  William Stryker. Hampir Logan kalah, tetapi Victor datang menolong Logan dan kemudian secara bersama-sama bertarung melawan Wade. Akhirnya Logan dan Victor berhasil memenggal kepala Wade.

Victor meninggalkan Logan sendiri, dan sekarang tinggal satu musuh lagi yaitu Stryker. Stryker berhasil melesakkan peluru Amandamium ke kepala Wolverine beberapa kali. Logan pingsan, dan ketika terbangun – dia kehilangan ingatan masa lalunya, namanya, termasuk juga kenangannya saat bersama kekasihnya, Kayla Sylverfox yang sudah mati tak jauh dari dirinya.

Film ini dikemas dengan menarik dan enak untuk ditonton. Tidak hanya seputar pertarungan namun diwarnai kisah cinta romantis antara Logan dengan Kayla, termasuk ketika Kayla bercerita tentang Wolverine kepada Logan.

Sutradara: Gavin Hood. Penulis Skenario: David Beniof, Skip Woods. Pemain: Hugh Jackman, Liev Schreiber, Danny Huston, Will.i.am, Dominic Monaghan, Ryan Reynolds. Produksi: Twentieth Century Fox

Kisah romantis modern antara seorang gadis dan vampire, hmm..seperti apa yah? Kisah ini yang disajikan oleh pengarang asal amerika, Stephenie Meyer dalam kisah yang diangkat dari novelnya dengan berjudul sama, Twilight.

Film ini mengisahkan kisah cinta Edward Cullen (Robert Pattison) dengan Isabella Swan (Kristen Stewart). Edward adalah Vampire sedangkan Bella adalah manusia biasa. Bagi yang sudah baca novel Twilight tentu sudah tahu bagaimana selanjutnya jalan ceritanya. Namun buat yang belum sempat lihat “the movie”-nya, saya coba review tentang film ini dari pandangan saya.

Cerita berawal dari kepindahan Bella menuju daerah kecil bernama Forks, dikarenakan Bella merasa selalu tidak cocok dengan lingkungannya di SMU Arizona, Phoenix dan masalah dengan ibunya yang menikah lagi. Sehingga hal ini membuat Bella harus pindah dan hidup bersama ayahnya seorang Sheriff di daerah Forks. Di sekolah barunya, Bella berjumpa dengan teman yang baru. Namun, ketika sedang istirahat makan di kantin sekolah Bella melihat sekelompok mahasiswa yang berbeda dari yang lain. Ternyata mereka adalah anak-anak angkat dr. Cullen.

Diantara mereka ada seorang pria bernama Edward yang memperhatikan Bella namun sikapnya berubah menjadi menjauhi Bella ketika mereka sekelas mengikuti kelas Biologi. Tetapi disaat Bella hendak masuk mobil, dia mengalami kejadian hampir ditabrak oleh teman sekolahnya, namun secara sigap Edward sudah di sampingnya dan menolong Bella dengan kekuatannya, Erward menghentikan laju mobil dengan tangan kosong sehingga body mobil menjadi ringsek dan mobil terhenti. Bella bingung bagaimana Edward bisa sebegitu cepat berada di sampingnya dan bisa menghentikan mobil yang hendak menabraknya. Hal ini membuat Bella semakin tertarik dengan Edward.

Termasuk dikala Bella sedang berjalan-jalan sendiri selepas membeli buku, dia diganggu oleh orang-orang jahil dan secara tiba-tiba ada sebuah mobil yang datang dengan cepat. Ternyata pengendara mobil tersebut adalah Erward, yang sengaja datang untuk menolong Bella. Ketika di dalam mobil Erward Bella tidak sengaja menyentuh tangan Edward yang dingin sedingin es. Akhirnya terkuaklah siapa Erward dan keluarganya setelah Erward mengajak Bella ke puncak gunung dengan menggendongnya agar Erward terkena sinar matahari. Begitu tubuh Erward terkena sinar matahari, kulit dia berubah menjadi kristal yang berkilauan. Namun hal itu tidak membuat Bella takut. Kemudian Edward mengajak Bella menuju ke rumahnya yang berada di tengah-tengah hutan.

Disituasi lain, di daerah Forks sedang berada dalam ancaman serangan teror makhluk yang berbahaya, dimana terdapat gigitan pada korban. Ayah Bella yang seorang sheriff dikota itu, harus menangani kasus aneh tersebut. Mengetahui hal itu, Bella pun mulai curiga dan mengkaitkan keluarga Erward dengan kejadian tersebut.

Di suatu hari Erward mengajak Bella berlibur bersama keluarga Cullen dengan menghabiskan waktu bermain baseball di tengah-tengah hutan, tiba-tiba datanglah sekelompok Vampire dari clan lain yang terdiri dari: James (Cam Gigandet), Laurent (Edi Gathegi) dan Victoria (Rahel Lefevre) yang ternyata dalang dibalik semua pembunuhan yang terjadi di Forks.
Melihat kondisi ini Erward menuruh Bella untuk menggerai rambutnya agar tidak dikenal sebagai manusia. Kemudian mereka saling berkenalan dan hendak main baseball bersama, namun sayang tiba-tiba datang angin sepoi menghembus rambut Bella dan James mencium bau manusia. Akhirnya kedua clan tersebut saling bermusuhan karena James hendak merebut Bella namun keluarga Cullen melindunginya. Beruntung jumlah anggota keluarga Cullen lebih banyak sehingga tidak sempat terjadi konflik.

Namun hal ini tidak membuat Erward tenang, akhirnya keluarga Cullen menyembunyikan Bella ke Hotel dan anggota keluarga yang lain mengalihkan perhatian James. Awalnya James terpedaya namun sayang James mengetahui dan dia lebih cerdik. James menelpon Bella dan memperdengarkan rekaman suara ibu Bella sehingga seolah-olah ibunya sedang ditawan James. Bella tidak berdaya dan rela mati demi nyawa ibunya.
Akhirnya Bella menemui James ditempat latihan Ballet (klo tidak salah) sewaktu Bella kecil. Disana Bella disiksa James sampai kakinya patah. Namun tiba-tiba Erward datang karena mampu berlali lebih cepat dari anggota keluarga Cullen yang lain. Kemudian terjadilah duel antara James dan Erward, sampai akhirnya James berhasil dikalahkan setelah keluarga Cullen datang dan membantu. Sedangkan teman James yang lain entah dimana. Namun di akhir cerita Victoria ternyata masih membuntuti Bella.

Nah, begitulah garis besar jalan cerita film Twilight ini. Tidak menegangkan sama sekali dan Action biasa-biasa aja, tapi heran kenapa laku sekali yah.
Baru empat hari dirilis, film Twilight langsung bikin banyak cewek tergila-gila. Sang sutradara pun langsung memutuskan untuk segera memulai syuting sekuelnya, New Moon. Twilight adalah novel pertama, dan dilanjutkan dengan novel berjudul New Moon, Eclipse, dan Breaking Dawn.

Sudah nonton film kartun “Upin dan Ipin” belum? Terutama yang punya anak kecil nih, nonton “Upin dan Ipin” bisa dijadikan sarana untuk mendidik sekaligus bermain lho, terutama mengenalkan tentang puasa dan lebaran.

“Upin dan Ipin” merupakan sebuah film kartun berdurasi pendek, rata-rata 10 menit dan tersaji dalam enam episode. Film tersebut sangat kental dengan bahasa Melayu, dan banyak pihak yang mengatakan berasal dari Malaysia dan pernah disiarkan oleh TV9.

Film animasi 3D ini menjadi begitu spesial karena tema yang ditampilkan adalah mengenai Puasa dan Lebaran. Selain lucu dan menggemaskan, pesan moral yang ingin disampaikan oleh sang sutradara terlihat sederhana dan mudah dicerna. Penggambaran sosok anak berumur 5 tahunan ini menjadi sempurna dengan efek 3D yang sedemikian halusnya. Penokohannya pun terbilang sederhana, sesuai dengan kehidupan sehari-hari, terutama anak-anak.

“Upin dan Ipin” adalah saudara kembar yatim piatu. Mereka tinggal serumah dengan kakaknya, Kak Ros dan Opa (nenek). Selain kakak beradik Upin & Ipin, tokoh lainnya adalah Mak Uda (Opah), Rose dan Rajoo. Namun begitu, ada beberapa watak baru yaitu Ehsan, Fizi dan juga Mei-Mei untuk memperkenalkan kebudayaan Malaysia dan juga syiar Islam.

Ceritanya diawali kisah menjelang puasa Ramadhan, Ipin dan Upin yang baru pertama kali mendengar Apa itu Puasa?, dengan gaya lugu khas anak-anak bertanya seputar Puasa. Ketika dijelaskan oleh Opa-nya, bahwa puasa itu menahan lapar alias tidak makan dari terbit fajar(subuh) sampai maghrib! Maka dengan lugunya Ipin dan Upin pun mengkritisi “Bisa matilah klo tak makan seharian”. Dengan penuh kesabaran sang Opa mampu menjelaskan tentang puasa dan seputar Ramadhan. Kisahpun berlanjut dari sahur, kegiatan di siang hari puasa, berbuka puasa, sholat tarawih, hingga hari raya dan berziarah kubur ke makan kedua orang tuanya.

So, segera nikmati film kartun Upin dan Ipin yang sangat mendidik dan bisa memberikan pelajaran seputar puasa dan lebaran kepada anak-anak kita.

Buat yang penasaran bisa lihat videonya di youtube..

Upin & Ipin episode 1 “Esok Puasa”

Upin & Ipin episode 2 “Dugaan”

Upin & Ipin episode 3 “Nikmat”

Upin & Ipin episode 4 “Terawih”

Upin & Ipin episode 5 “Esok Raya”

Upin & Ipin episode 6 “Hari Raya”

Upin & Ipin episode 7 “Tadika”

Upin & Ipin episode 8 “Anak Bulan”

Upin & Ipin episode 9 “Adat” & 10

Upin & Ipin episode 11 “Lailatul Qadar”

Upin & Ipin episode 12 “Kisah dan Tauladan”

Upin & Ipin episode 13 “We Love Kak Ros”

Upin & Ipin episode 14 “Ketupat”

Upin & Ipin episode 15 “Zakat Fitrah”

Upin & Ipin episode 16 “Malam Syahdu”

Upin & Ipin episode 17 “Pagi Raya”

Upin & Ipin episode 18 “Berkat”

Rasanya sulit menemukan film seperti ini di Indonesia, karena masyarakat lebih menggemari acara-acara seperti gosip, sinetron yang tidak mendidik yang mementingkan rating / traffic yang tinggi. Termasuk acara seperti kontes dangdut, Indonesian Idol, Mamamia yang ujung-ujungnya hanya mengambil keuntungan dari sms-sms yang dikirim dari masyarakat. Coba pikir berapa milyar uang yang bisa dikeruk dari bisnis ini hanya dengan modal sedikit dan hadiah yang kecil pula. Sinetron-sinetron juga tidak jauh dari seputar cek-cok rumah tangga, si kaya dan si miskin, cinta remaja ke arah pergaulan bebas, atau hedonisme dan impian dunia yang instan. Padahal anak-anak membutuhkan tayangan seperti ini agar mereka bisa belajar namun juga tetap bisa bermain. Ayo donk para sutradara bangkit, tidakkah kalian melihat ini semua dan merasakannya juga? Tidakkah kalian merasa sudah merenggut masa kecil mereka yang seharusnya bisa bermain sambil belajar?

laskar_pelangi_the_movie

laskar_pelangi_the_movie

Lain ladang, lain ilalang – lain novel, lain film. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Novel mempunyai ruang, waktu dalam bercerita sedangkan film paling lama hanya tiga jam itupun jarang sekali namun film banyak menampilkan rangsangan-rangsangan pada indera kita. Respon dan reaksipun beragam dan berbeda.

Setelah mudik dari kampung halaman, saya akhirnya menyempatkan diri untuk mengajak istri menonton film terbaru yang diangkat dari novel best seller Andrea Hirata “Laskar Pelangi”. Saya sebenarnya sudah membaca novelnya namun saya penasaran dengan filmnya, apakah akan berakhir sama dengan ketidakpuasan saya terhadap film-film lain yang diangkat dari sebuah novel.

Dalam film tersebut saya merasa ada perbedaan dan saya agak dibuat meloncat-loncat memutar otak “ini bagian yang mana? Koq begini sih?”. Namun tidak memungkiri kadang saya dibuat kagum dengan tingkah bocah-bocah belitung ini, dan suasananya. Dan menurut saya setting tempat dan pemilihan karakter cukup pas, meskipun hanya beberapa karakter saja yang menonjol yaitu Ikal, Mahar, Lintang, Bu Mus, dan Pak Harfan sesuai novelnya.

Ada beberapa bagian yang saya suka dalam film ini diantaranya ketika Ikal jatuh cinta pada anak pedagang Toko Sinar Harapan, A Ling. Adegan ketika Ikal melihat kuku-kuku cantik A Ling yang kemudian diberi efek sinar dan bunga-bunga mekar yang sangat pas dengan suasana hati Ikal saat itu. Saya terpingkal-pingkal dibuatnya. Kemudian sampai pada saat ketika Ikal patah hati ketika tahu A Ling pergi ke Jakarta. Ikal diam seribu bahasa bahkan pada film tersebut digambarkan barang dagangan di toko pada jatuh semua dan kotak kapur jatuh berantakan sangat pas sekali. Sekali lagi saya tertawa kencang. Bahkan si Mahar menyanyikan lagu bunga seroja untuk Ikal, lucu banget, dengan polosnya laskar pelangi yang lain ikut menari “kosidahan”. Saya ingat lagu ini sangat disukai Mertua saya, bahkan keponakan saya yang masih umur belum genap 3 tahun bisa menyanyikan, maklum Mertua saya dari Melayu.

Kemudian Mahar, seniman kecil yang suka sekali mendengarkan musik di radio, terutama jazz. Hanya dengan model menjemur baterai yang sudah habis di atap sekolah Mahar bisa mendengarkan radio terus menerus tanpa harus membeli baterai baru, sungguh cerdik. Mahar adalah kunci kesuksesan SD Muhammadiyah untuk pertama kali yaitu ketika lomba karnaval. Hanya dengan modal daun, buah gatal yang dikalungkan, bocah-bocah laskar pelangi berhasil menyabet juara. Sungguh lucu menggelikan.

Lintang. Bocah pesisir yang pertama kali datang ke sekolah mendaftarkan diri untuk sekolah meskipun jauh sekali jarak rumahnya dengan sekolah SD Muhammadiyah. Karakter Lintang dari awal membuat saya dan istri tertegun, kagum. Bahkan pemerannya pas, klop menurut saya. Saya merasa karakter lintanglah yang paling menggetarkan hati, menggugah nurani, mengena sekali. Karakter seorang bocah pantang menyerah, mandiri, cerdas, menggantungkan cita-cita setinggi langit. Namun sayang ketika berhasil memperoleh piagam penghargaan atas prestasi juara cerdas cermat ayahandanya meninggal sewaktu melaut, maka Lintang pun harus putus sekolah karena harus menjadi tulang punggung bagi adik-adiknya karena dia yang tertua. Bahkan ketika Ikal sudah dewasa dan kembali ke Belitung untuk mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya, Lintang tetap tidak berubah. Menjadi kuli namun tetap mempunyai semangat dan cita-cita yang tinggi yang kemudian menurun ke anaknya, cerdas.

Wah rasanya tidak cukup klo saya banyak bercerita disini, sebaiknya anda bergegas membeli tiket dan menonton di bioskop bersama istri, suami ataupun teman-teman anda agar suasanya menjadi lebih mengasyikkan.

SD Muhammadiyah

bocah-bocah laskar pelangi

Mahar

Lintang

Ikal

Karnaval Laskar Pelangi