Category Archives: Notebook

“Padahal belum lama punya laptop dengan prosesor Core 2 Duo sekarang sudah muncul lagi yang lebih handal…kacau..kacau..”

Intel Corporation kembali menambah jajaran prosesornya yaitu Intel Core i7, seri Intel Core terbaru setelah prosesor Intel Core 2 Duo. Core i7, diklaim mampu bekerja dari 2.66 GHz hingga 3.20 GHz, lebih cepat 40 persen, atau dua kali lebih dahsyat dari platform Intel sebelumnya. Oleh karena itu Intel mengklaim bahwa Core i7 sebagai “Fastest Processor on the Planet”.

Jika biasanya komputer dengan performa semakin tinggi, kebutuhan energinya juga semakin besar maka berbeda dengan produk ini. Produk ini menurut pihak Intel akan membawa performa tinggi sekaligus membuat komputer semakin hemat energi.

Intel Core i7 juga menghadirkan versi Extreme Edition.  Untuk membedakan Prosesor Intel Core i7 dan Intel Core i7 Extreme Edition, Intel membedakannya dalam dua warna logo. Logo berwarna biru untuk Prosesor Intel Core i7, dan hitam untuk Intel Core i7 Extreme Edition.

Beberapa fitur yang diusung:

  • QuickPath interface. Sistem antarkoneksi dengan proses berkecepatan tinggi, lebih dari 25 gigabit per detik, per-link.
  • Turbo Boost. Memaksimalkan speed untuk kebutuhan aplikasi, memberikan akselerasi performa secara dinamis untuk menandingi beban kerja komputer.
  • Hyper-threading yang mengusung teknologi multi-threading simultan.
  • DDR3 SDRAM. RAM jenis baru yang lebih cepat.
  • 45nm process technology.
  • 731M transistors.

Serba Baru

Bila Anda berniat membeli komputer baru yang memanfaatkan Core i7, terutama yang hobi pada komputer rakitan maka siap-siap merogoh kocek lebih dalam karena ada beberapa perubahan yang sangat terasa.

Banyak komponen yang sudah ada sebelumnya tidak bisa di pakai lagi untuk sistem baru yang menggunakan prosesor Core i7. Prosesor ini menggunakan soket baru sehingga tidak kompatibel dengan soket yang sudah ada sebelumnya.

Intel Core i7 ini mensyaratkan akan kebutuhan chipset baru yang berarti membutuhkan motherboard baru pula. Untuk mendukung prosesor ini Intel telah merilis chipset X85. Tinggal menunggu produsen motherboard seperti ASUS, MSI, Gigabyte untuk mengeluarkan motherboard yang mendukung.

Hyperthreading is Back

Masih ingat Anda dengan Hyperthreading? Istilah ini sering muncul sewaktu zaman Pentium 4 menjadi prosesor mainstream buat desktop. Namun ketika peralihan ke arsitektur Core, istilah hyperthreading ini tidak dipakai lagi.

Namun dengan anggota keluarga Intel Nehalem pertama ini, istilah tersebut kembali muncul. Berbeda dengan Pentium 4 yang hanya mempunyai satu Core, Intel Core i7 yang mempunyai ini banyak mampu meningkatkan kemampuan multitasking-nya dengan sangat baik. Untuk melengkapi fitur ini Intel juga memperkenalkan teknologi “Turbo Boost” yang mampu mendongkrak lebih kinerja satu inti dari keadaan normalnya.

Video mengenai Turbo Boost :

Informasi produk dan harga :

Processor Clock Speed (GHz) Price QPI Speed (GT/sec) Cache Memory Speed Support TDP Processor Generation
Intel® Core™ i7-965 Extreme Edition 3.20 $999 6.4 8 MB DDR3-1066 130W New Intel® Core™ Microarchitecture (Nehalem) 45nm
Intel® Core™ i7- 940 2.93 $562 4.8
Intel® Core™ i7- 920 2.66 $284 4.8

Banyaknya Service yang berjalan pada Windows Vista seringkali membuat waktu boot menjadi sangat lama. Bagaimana mempercepat waktu booting vista ?

Pada Windows XP salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengaktifkan fitur Hibernate. Peran Hibernate adalah mengambil image system memori (service, aplikasi, dokumen , dll) pada dekstop/notebook anda dan menyimpannya ke dalam file tersembunyi hiberfil.sys

Pada Windows Vista, seringkali terdapat kasus hilangnya / tidak ditemukannya menu Hibernate. Jika anda mendapati opsi Hibernate menghilang dari Windows Vista anda, bisa jadi itu terjadi karena proses “disk cleanup wizard” dan memilih untuk menghapus file-file Hibernate. Ini merupakan salah satu bugs yang ada di Windows Vista (CMIIW).

Nah kalo Anda mengalami hal ini ada solusinya dan gampang koq caranya:

Jalankan console Command Prompt sebagai administrator, ketik cmd di kotak search yang ada di Start Menu, dan gunakan Ctrl+Shift+Enter untuk membuka file dalam modus administrator. Atau bisa juga pakai tombol kanan mouse pada item di menu dan pilih “Run as administrator” lalu ketikkan perintah berikut:

c:\>powercfg -h on
atau
c:\> powercfg /hibernate on

Metode lain bisa dengan cara :
> Klik icon “command prompt” pada Start Menu -> Accessories dan klik kanan, pilih “Run as administrator”.
> Ketik: powercfg.exe /hibernate on kemudian tekan Enter dan juga ketik powercfg -h on kemudian tekan enter.
> Buka Control Panel kemudian ketik Hibernate pada kotak Search.
> Klik “Turn hibernation on or off”.
> Klik “Change advance power settings”
> Scroll dan perluas Option “Sleep”.
> Pilih “Off” pada option “Allow hybrid sleep”.
> Scroll dan perluas option “Power buttons and lid”.
> Pilih “Hibernate” pada option “Sleep button action”.
> Pilih “Hibernate” pada option “Start menu power button”.

Jika berhasil pada menu Pilihan Shutdown seharusnya sudah ada pilihan Hibernate.
Hibernate pada Windows Vista dapat meningkatkan waktu boot secara signifikan, it’s a highly recommended.

Selamat mencoba

Udah pada ngebet pingin laptop baru yah? Eiittss, tunggu dulu jangan keburu beli karena species baru telah dilahirkan oleh industri PC. Dilihat sekilas tidak berbeda jauh dengan notebook tetapi ini bukan notebook lho. Species apakah ini? Yup betul sekali netbook. Kamu mau tahu seperti apa?

Istilah netbook awalnya diperkenalkan Intel. Salah satu ciri netbook adalah menggunakan platform berharga terjangkau. Pada perangkat ini seolah akses internet yang wajib ada.

Selain netbook, Intel juga memperkenalkan istilah nettop. Netbook itu versi notebook yang lebih kecil, sedangkan nettop adalah versi PC desktop (komputer meja) yang lebih kecil.

Ada empat poin yang ditekankan dalam netbook dan nettop: aksesibilitas, konektivitas, edukasi, dan content

Perbedaan antara netbook dan notebook yang paling mendasar adalah dari sisi fungsionalitas. Netbook ditujukan bagi pengguna yang bersifat content consumption sementara notebook lebih kepada pengguna yang content maker.

Netbook lebih cocok untuk digunakan berinternet, chatting, mendengarkan musik dan video. Kalau notebook tugasnya lebih berat lagi, dan lebih cocok bagi mereka yang menciptakan suatu konten, seperti mengedit video atau gambar, bahkan bermain game.

Perbedaan lain adalah pada segi ukuran. Netbook memiliki ukuran layar terbatas antara 7-10 inci kalau lebih dari itu bukan netbook namanya, sedangkan notebook minimal memiliki layar 10 inci dan maksimal 17 inci, namun ada juga yang memiliki layar lebih dari 17 inci seperti Acer Aspire 8920G yang memiliki layar 18,4 inci.

Pada netbook device input dan output juga lebih terbatas. Dikarenakan ukurannya yg kecil netbook tidak memiliki optical disk drive dan hanya mengandalkan slot USB atau ”hardisk” SSD (”state solid disk”). Mungkin hal ini juga agar netbook mudah dibawa dan ringan. Namun jika kamu membutuhkan harddisk dengan kapasitas yang lebih besar bisa menggunakan portable harddisk ataupun USB Flashdisk dengan kapasitas yang besar.

Harga netbook dan notebook ini pastinya juga berbeda. Rata-rata netbook di kisaran US$ 250 – US$ 450, sedangkan notebook minimal US$ 500.

Beberapa netbook yang sudah ada di Indonesia :
Asus Eee, Zyrec Ubud, Aspire One dan masih banyak lagi.

Jadi, apa pilihan Kamu?