Review film : Angels And Demons

Posted: May 30, 2009 in Film
Tags: ,

Novel karya Dan Brown memang mengundang decak kagum sekaligus kontroversi dari berbagai pihak. Setelah membaca habis novel-novelnya : The Da Vinci Code, Angels & Demons, Deception Point, and Digital Fortress termasuk menonton film The Da Vinci Code, kembali saya dibuat penasaran dengan film keduanya yang berjudul Angels & Demons.

Film ini diawali dengan penemuan “Anti-Materi” oleh CERN, yaitu lembaga penelitian nuklir paling bergengsi di dunia. Kepanikan melanda CERN saat Vittoria Vetra mengetahui Ayahnya -Leonardo Vetra peneliti paling genius di CERN yang tengah mengembangkan proyek antimateri untuk mencari sumber energi baru- terbunuh dengan cara termutilasi dan sadar bahwa salah satu dari Anti-Materi tersebut telah hilang.

Bersamaan dengan itu, pusat gereja Katolik Roma, Vatikan, sedang dirundung duka karena Paus baru saja meninggal. Hal ini membuat keresahan para kardinal di seluruh dunia. Kemudian mereka menggelar pertemuan untuk menentukan siapa pengganti Paus dari empat orang preferiti yang dianggap paling pantas sebagai kandidat pengganti Paus.

Namun timbul masalah besar saat 4 orang kandidat Paus (preferiti ) baru saja diculik dan si penculik meninggalkan secarik kertas berlambang ambigram “Illuminati” yang diketahui pernah bertolak belakang dengan agama Katolik dan di masa lalu dan bersitegang. Penculik juga mengancam untuk membunuh satu-persatu preferiti selang satu jam, dan tepat tengah malam akan meledakkan bom, dimana bom itu sendiri adalah antimateri yang dicuri dari CERN. Padahal, jika antimateri itu sampai meledak, bukan hanya Vatikan yang akan musnah, melainkan sebagian kota Roma juga bisa terkena imbas dari ledakan bom yang mempunyai kekuatan beberapa kali dari bom Atom. Untuk melacak keberadaan keempat preferiti dan bom tersebut maka pakar simbol, Robert Langdon dipanggil. Dibantu oleh Vittoria Vetra, Langdon berusahan mencari jejak, dan simbol untuk mengungkap misteri tersebut. Berbagai petunjuk menuntun mereka ke segala penjuru Vatican, termasuk empat altar pengetahuan: Tanah, udara, api dan air.

Pencarian tidak berjalan mulus dan 2 orang preferiti telah meninggal karena terlambat diselamatkan walaupun mereka berhasil menemukan tempat pembunuhannya. Pencarian berlanjutkan dengan petunjuk simbol Api. Sampailah mereka didalam gereja dan menyaksikan preferiti ketiga sedang digantung dan dipanggan hidup-hidup. Langdon dan beberapa polisi Roma berusaha menyelamatkan namun sayang, tanpa disadari sang penculik menembaki para polisi roma tersebut dan dengan kemahirannya menggunakan senjata berhasil menghabisi polisi-polisi Roma tersebut. Langdon yang menyadari dirinya dalam bahaya berusaha melarikan diri dengan cara masuk ke terowongan bawah tanah di bawah gereja. Dan Langdon selamat karena penculik tidak memburunya.

Preferiti terakhir ditemukan oleh Langdon ketika sedang berusaha bertahan hidup dengan tubuh diikat dan ditenggelamkan di kolam air. Dengan dibantu beberapa warga vatikan, Langdon berhasil menyelamatkan preferiti terakhir.

Adegan terus berlanjut sampai dimana Langdon dan Vetra berhasil menemukan persembunyian penculik tersebut namun sayang penculiknya melarikan diri. Naas bagi sang penculik karena ternyata dia dikhianati oleh Illuminati, ketika mobil yg hendak dikendarainya meledak.

Eiittss…sementara cukup sampai disini reviewnya, ntar klo kebanyakan pada ngga nonton filmnya. Pokoknya dijamin seru, worth it lah… Selamat menonton

Comments
  1. sang pemimpi says:

    “Preferiti terakhir ditemukan oleh Langdon ketika sedang berusaha bertahan hidup dengan tubuh diikat dan ditenggelamkan di kolam air. Dengan dibantu beberapa warga vatikan, Langdon berhasil menyelamatkan preferiti terakhir”

    mas, mau tanya, emang preferiti terakhir selamat gitu? bukannya meninggal saat langdon kehilangan pistolnya, langdon saat itu juga hampir tewas, tapi akhirnya berhasil menemukan selang udara di dasar kolam.. langdon pura2 meninggal agar si “hassasin” pergi ninggalin mereka kan?

    • Seingat saya sih masih hidup, karena diselamatkan langdon ketika terjebak di dasar kolam dengan tubuh terikat. pada saat menyelamatkan preferiti tsb langdon kehabisan nafas dan untungnya menemukan selang udara di dasar kolam sehingga bisa bernafas dengan bantuan selang udara tsb, begitu juga preferitinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s